Senin, 29 Juni 2009

>TERIMAKASIH Bapak/Ibu GURU DARUSSALAM

PERPISAHAN KELAS VI DARUSSALAM ANGKATAN 10
DI RUMAH SATRIO CIKAS
TANGGAL 24/06/09













Tak terasa anak pertamaku, Yasmin Iffatus Sholihah.... sudah selesai menempuh pendidikan SD-nya.  Dari Playgroup sampai dengan SD setia menempuh pendidikan di Perguruan Islam Darussalam.  Alasan utama kami menyekolahkan ananda di sekolah tersebut, dengan harapan ananda menjadi anak yang dasar agamanya kuat dan menjadi anak yang sholehah..... Alhamdulillah amiin....   











Di akhir kelas enam (semester akhir), si kakak agak turun nilainya, mungkin karena perkembangan tingkah laku dan kebetulan pada saat ujian mendapat haid pertamnya.  Akhir-akhir memang si kakak agak susah dinasehati dan diarahkan.... Apa memang begini anak ABG??    Semoga Alloh SWT memberi kakuatan yang penuh untuk bisa membimbing ananda sampai nanti bisa mandiri dan beranak pinak... amiin.  

Mengingat kelas enam akan meninggalkan sekolah darussalam, ibu2 wali murid berinisiatif mengadakan perpisahan kelas dengan bapak/ ibu guru.  Bertempat di rumah Satrio dan saweran dari wali murid ahkhirnya acara terslengara pada tgl 24/06/2009.   

Terimakasih sedalam2nya kami sampaikan kepada bapak/ibu guru, yang telah dengan sabar dan telaten membimbing ananda. Semoga Alloh SWT memberikan balasan yang setimpal.... Amiin....


Pak Kepsek...... Pak Sutoyo....




















Sambutan klas VI, diwakili Fadhilati......




















Tuan rumah...... mama Satrio..... makasih mbak... mau kita repotin.....






















Bapak/Ibu guru......

































Anak-2 nge-Band..... Rizqy, Satrio, Hafidz......





















Ibu2 panitia yang berseragam orange....

Sabtu, 27 Juni 2009

>Anggrekku sayang



Untuk mengisi kekosongan waktu, kegiatan yang saya pilih adalah berkebun.  Tanaman apa saja tumbuh di halaman rumah yang luasnya cuman segitu-gitunya.  Yang membuat senang kalau kita menanam sesuatu itu adalah pada saat tanaman itu berbunga atau berbuah.

Jambu air yang bibitnya saya beli di trubus, juga sudah beberapa kali berbuah, buahnya manis sekali.  Juga sawo kecik yang bibitnya saya peroleh di tempat yang sama, juga sudah beberapa kali berbuah, walau buahnya kecil, tapi manis banget.

Tanaman yang saya tunggu berbunganya adalah tanaman anggrek... Anehnya, kalau disayang2 dianya malah tidak mau berbunga.  Tapi kalau dibiarkan saja (tanpa dikasih pupuk, tanpa dikasih air cucian beras) malah berbunga, aneh memang.... 

Beberapa koleksi bunga anggrek yang sedang berbunga saya abadikan dengan kamera...


Ini anggrek yang bibitnya saya bawa dari kediri...

Ini anggrek dari bu Wawan....















Ini anggrek yang sudah lama.... aku punya.... kemungkinan beli di abang2 bunga dorongan...











Jumat, 17 April 2009

Pesona Alam Resort






PESONA ALAM RESORT

TEMPAT KITA NGINEP DI PUNCAK

Tanggal 09/04/2009, adalah hari yang ditunggu2 oleh sebagian orang. Karena hari itu adalah hari pemilihan legislatif, yang merupakan hari penentuan masa depan negara ini.
Disamping itu juga hari itu adalah hari libur panjang.... kamis, jum'at, sabtu dan minggu...  Ada waktu dan kesempatan? Pergi kemana? Diputusin ke puncak aja.... Nginep dimana? Di Seruni Penuh..., akhirnya di Pesona Alam Resort...
Booking... dp 200rb sudah tertransfer... kita pilih yang 2 kamar tidur, gimana fasilitas? katanya ada kompor, kulkas, peralatan makan.
Persiapan berikutnya..... pasti perbekalan... terutama tuk anak2.... Kebetulan di sekolah ketemu dengan temen yang jualan nugget... borong... 6 bungkus (karena beli banyak dapat diskon, alhamdulillah.....), ke alfa beli susu anak2, mie instan, minuman, minyak, gula, kecap.  Tidak lupa bawa beras, bumbu2 sedikit, panci kecil (buat jaga2), pisau. Kemudian isi koper dengan baju2 ganti.......  Habis nyoblos... langsung berangkat............. 
Masuk tol JOR.... lancar.... Masuk tol Jagorawi mulai agak tersendat....... Keluar tol Puncak tersendat.......... Perut laper...... makan dulu di Saung Kuring........ Udah kenyang...... Lanjut ke arah Taman Safari....... Dengan selalu memperhatikan petunjuk jalan....... sampai juga di Pesona Alam Resort...........






Setelah dapat kunci....... dapat kamar 02-17........ ok.........  Ceklek2 masuklah kita ke villa.....


Nurunin barang.... masukin barang ke vila... Anak-2 sama ponakan dah ribut minta renang........






Hari Jum'at pagi, kita jalan pagi di sekitar vila, anak2 maen di tempat maen...........









Jumat, 23 Januari 2009

*PERJALANAN BERINTERNET SAMPAI BERHASIL MEMBUAT "blog yang layak"

 
Pada awal perkenalanku dengan internet dan membuat alamat email, terus terang masih harus dibantu dan disupport suami (yang pasti dan jelas sih.. pertama dibuatkan olehnya, he..he.. maksih yang..). Pertama kali chating sama sahabat (bapak-2), komentarnya "kenapa semua wanita kok begitu ya?", maksudnya gaptek gitu lho.. sedikit tersinggung dan tertantang sih.. thanks sahabat atas supportnya). Karena chating pertamaku, mengenai keluhan dalam membuat web, rumit dan sempat membuat pusing. Yang kutahu selama ini tentang komputer, sebatas MS word dan analisa data di excel (modal ngajar statistik) .
Belajar berikutnya membuat sign in di facebook sama tetangga yang sudah seperti keluarga (ma'lum rumah kita nempel satu tembok, belakang-belakangan). Belajar pertama beliaunya (mb tya) aku undang ke rumah, sampai malam, walau kurang sukses, tetapi tetep.. makasih mbak tya atas kesabaran dan supportnya.  
Belajar kedua, aku yang datang ke rumahnya, layaknya mahasiswi mau konsul ama dosennya (he..he..), bawa laptop, card reader, flash disk (walau ketinggalan, dan minta bibik nganterin, makasih bik..). Wah.. ternyata wireless-ku masih bisa connect dg laptopku. Kali ini sign in di facebooknya sukses 100%, dan langsung praktek chating sama mb tya.  Pelajaran berikutnya, upload foto yang programnya sudah pasti.. ngopy dari.. mb tya lagi.  Alhamdulillah walau lelet pakai wairless-limitted-ku tapi sukses juga.. 
Kemudian teman chating datang satu persatu, pertama tetangga sekitar dan beberapa sahabat.  Lalu mulai bermunculan teman-teman lama waktu kuliah. Ternyata facebook membuat kita banyak bisa bersilaturrahim sama orang. Tapi pesan suami "awas kecanduan chating ntar..", tetapi paling tidak bisa buat mengusir kebosanan kalau menunggu dia pulang kantor sampai larut malam kan?. 
Suatu malam mb tya telepon, "Ibu dimana? boleh ngg aku bereksperimen?", eksperimennya ternyata tentang keberadaan wireless yang di rumah, suruh cabut sebentar. Ada apa nih?, ternyata sudah beberapa hari (dan bulan mungkin) terakhir, tv kabelnya bermasalah, dan sudah lima kali memanggil teknisi ke rumahnya.  Menurut teknisinya keberadaan wireless di sekitar, berpengaruh pada penerimaan channel tv kabel (alias mengganggu), apa  benar ya?. Aku coba cabut wireless-ku, aku kontak mb tya, benar.. tv-nya ngg ada gangguan. Waduh.. gimana nih.., pikirku, jangan sampai keberadaan wireless membuat tetangga tidak nyaman.  
Aku coba ganti posisi wirelessku dan aku kontak lagi mb tya, sudah ngg ada masalah tv kabelnya (semoga memang benar ya mb.., bukan karena tidak enak sama kita, he..he...). Mungkin pikir mb tya, kesian b fatah, udah lelet internetnya, mengganggu tetangga.. pula, he..he.. Ma'afkan atas ketidaktahuan dan gangguan yang kita buat ya mb tya.. Tapi ada komentar dr sahabat fesbuk, "Tuh teknisi nggak mau ngakuin kalau produknya bermasalah, malahan menimpakan kesalahan pada orang lain". Dan memang bener kata temen suami, dulu pernah juga ada kejadian seperti itu di rumahnya, penyebabnya ada kebocoran di salah satu sistem penerimaan tv kabelnya.  Tapi walau begitu masih alhamdulillah juga, persoalan dapat terselesaikan.
Aku tingkatkan pengetahuan ber-internetku dengan membuat blog ini.  Aku mulai bereksperimen, dengan empat literatur (dua buku dan dua cd program, pemberian suami, makasih yang..), aku berusaha mewujudkan impian untuk punya blog.  Walau masih sederhana (dibanding blog-blog lain yang keren-keren) dan perlu penyempurnaan, aku sudah cukup puas dengan hasilnya, tinggal pemeliharaannya saja. Semoga semua bisa mengambil manfaat dengan adanya blog ini. Karena menurutku "Pikiran seseorang bekerja seperti air, agar tetap jernih, perlu terus mengalir".

Kamis, 22 Januari 2009

*JANGAN TERGANTUNG TERUS PADA ORANG LAIN YASMIN..

 













"Hari pertama, aku lepas kakak belajar naik motor sendiri" (20 Januari 2009)"

"Alhamdulillah, kakak sudah bisa naik motor sendiri", aq sms ayahnya dengan mata berkaca-kaca, sambil mengamati anak pertamaku pelan namun pasti mengendarai motornya, tak lama ada sms masuk,  "Alhamdulillah" balas ayahnya.  
Sudah sekian hari, sejak motor tukar tambahnya dateng, si kakak mulai rajin belajar naik sepeda motor. Dan hari ini alhamhulillah kakak sudah bisa dilepas naik motor sendiri, walau masih belum lancar betul. Dan "wajib" mencari tempat yang sepi dan jalan yang mulus. Perlu dorongan yang kuat agar kakak mau belajar membawa kendaraan sendiri, mengingat pernah ada kejadian terjatuhnya dia dengan sepedanya, karena diserempet sama pengendara motor waktu mau menyeberang di depan toko Mirama dekat rumah. Karena sejak itu sepedahnya nyaris tak pernah disentuhnya, trauma..
Kakak mendekat sambil mengerem motornya, "jangan lupa nyalakan lampu sign, kalau berhenti" celetukku, "ya bu.." sahutnya.  "Ternyata enteng banget bu, lain kalau naik berdua sama ibu, lebih berat", katanya. Aq tersenyum, ya pastilah... ibu ukurannya dah XL he..he... "Belum lagi kalau adik ikut berpartisipasi bonceng di blkg ibu" sahutku.  Ma'lum si adik suka banget kalau kita bertiga naik motor bersamaan, sering bahkan kita ngumpet-ngumpet berangkatnya, agar tidak ketahuan adik. Atau bahkan si kakak mengalah, aq dahulukan adik satu kali putaran di taman deket rmh, agar adik lbh legowo dan tenang ngg diajak latihan motor. Kalau belum belum legowo ya terpaksa bertiga naik motornya, dengan kakak di depan dan adik di belakangku. 
Setelah beberapa kali putaran, " sudah ya bu, aq sudah capek.."


"Hari kedua, aq lepas kakak belajar naik motor sendiri" (21 Januari 2009)"

Dari kejauhan aku  perhatikan anakku, ada sedikit kekuatiran menyeruak, ketika dari arah berlawanan ada mobil melaju agak kencang, jantungku berdegup kencang sambil memperhatikan dan berdo'a, semoga kakak bisa mengatasinya. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, kakak mengendarai motor di pinggir mepet trotoar.
Kakak mendekat sambil mengerem motornya, "Bu.. aq tadi takut banget dan gugup waktu ada mobil itu" kata kakak, aku pegang tangannya dingin dan gemetar. "Ngg apa-2, belajar tenang dan jalan dipinggir aja, tuk sementara kalau takut nyalakan lampu sign, minggir ke kiri, kasih tanda kalau kakak mau berhenti di kiri. Toh nanti kalau kakak di jalan banyak kendaraan yang melintas", sahutku mencoba menenangkan kakak.  
Setelah beberapa kali putaran, kakak berhenti sambil tertawa sambi berkata, "Aku sudah puas belajar motor hari ini, sudah tambah lancar bu.., ayo kita pulang".  Alhamdulillah terimakasih ya Alloh.. sudah Engkau kabulkan keinginanku, agar anakku tidak tergantung selalu dengan orang lain, walau baru sebatas bisa mengendarai motor sendiri.